Tampilkan postingan dengan label suara redaksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label suara redaksi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Mei 2012

Eksistensi, dan Keutuhan Tim


Tersiar kabar kurang menyenangkan dari panitia atas Insadha 2012. Kabar yang masih kabur yang kami terima ini sebenarnya merupakan permasalahan lama. Sejak tahun 2010 permasalahan ini telah menjangkit dan menjadi syndrom tersendiri bagi kalangan atas insadha.
Tahun 2008 dan 2009 kondisi seperti ini belum terjadi karena hubungan yang dekat dari kedua belah pihak. Dari hubungan yang dekat inilah keegoisan dapat diturunkan dan bisa saling memahami.
Gesekan antara SC – Panti yang terjadi sejak 2010 memang tidak bisa terelakkan jika kedua belah pihak tidak dibekali oleh pengetahuan yang memadai mengenai fungsi dan jobdesk dari kedua bagian kepanitiaan ini.
Minimnya pengetahuan menyebabkan kedua belah pihak bisa saling menciptakan intepretasi – intepretasi yang menganggap bahwa pihak yang lain telah melakukan hal yang diluar batas kewenangan.
Tidak bisa dipungkiri jika dari sanalah bisa tercipta adu domba sendiri antara pihak yang satu dengan pihak yang lain.
Dinamika panitia Insadha yang terkenal seru ini bisa semakin keruh jika kita ingat mental kita. Akutnya mental kita sebagai mahasiswa yang ingin meraih eksistensi dapat memperbesar  ego dan sikap untuk tidak bisa saling memahami antar bagian.
Dalam sebuah kepanitiaan, kita tidak bisa bekerja sendirian dan harus disadari bahwa ada orang lain yang mengisi bagian lain yang memiliki fungsi sendiri.
Kedua belah pihak selama ini sebenarnya merupakan satu tim yang mempunyai tujuan sama, yakni menyukseskan Insadha. Dalam satu tim yang memiliki bagian – bagian dan antar bagian yang saling berhubungan inilah yang disebut sistem.
Catatan dari tahun lalu, BEMU tidak mempunyai formula ampuh untuk menyelesaikan permasalahan gesekan yang terjadi pada bagian kepanitiaan ini.
Para panitia tahun ini bila tidak ingin mengulangi kesalahan yang terjadi sejak tahun 2010 ini, berarti para panitia harus mampu meredam ego untuk ingin eksis yang nantinya dapat disusul pembenahan untuk menciptakan sistem yang baik dari tiap – tiap bagian. 

Senin, 16 April 2012

Tim Independen Insadha


          Insadha tahun ini memiliki banyak perbedaan. Keberadaan ”Tim Indepedent” adalah salah satu perbedaan insadha tahun ini dibandingkan insadha tahun – tahun sebelumya.

          Tim Indepedent dibentuk oleh BEMU dan mempunyai tugas mengawasi dan menyeleksi anggota panitia insadha.

           Jika Pemerintah Republik Indonesia rezim SBY mempunyai Satgas anti Korupsi dan satgas – satgas yang lain, pemerintah mahasiswa USD orde Sonny Farlin pun mempunyai satgas sendiri yang dinamakan Tim Independent.

          Organisasi kemahasiswaan USD sebenarnya mempunyai Dewan Perwakilan Mahasiswa yang mempunyai tugas mengawasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa namun mengalami benturan tugas dengan satgas BEMU tersebut.

          Otoritas dan hak kordinator seksi untuk menentukan siapa – siapa saja yang menjadi temannya dalam bekerja di kepanitiaan menjadi terbatas dan terhalangi, walaupun maksud adanya tim independent untuk menghilangkan unsur nepotisme.

          Penugasan yang tumpang tindih antara tim independent, kordinator tiap seksi, dan DPMU justru mengaburkan pandangan akan tugas tim independent sendiri. Kejadian serupa juga dialami antara satgas – satgas pemerintah dan lembaga lain yang lebih dulu dibentuk, misal Satgas anti Korupsi yang dulu dipimpin Denny Indrayana berbenturan dengan KPK.

          Minimnya sosialisasi dan informasi mengenai fungsi tim independent bisa mengakibatkan kerancuan tugas antara satu bagian kepanitiaan dengan tim yang dibentuk.

          Terlebih dengan kepanitiaan yang dipenuhi semangat eksistensi, konflik akibat orientasi untuk melebihkan dirinya sulit untuk dihindarkan.

          Kemana nanti perginya tim independent jika mereka menemukan masalah kalau bukan pada BEMU. Jika begitu adanya tidak pantas kita menyebut mereka ”Tim Independent”. Namun seandainya tidak, bagaimana caranya nanti tim independent bertindak? Teman – teman panitia masih punya independensisi untuk itu.


      

Selasa, 03 April 2012

Refleksi Edisi II

      Hasil keputusan rapat paripurna DPR (30/3 - 31/3) yang dikawal ribuan demonstran menghasilkan perubahan UU APBN-P tahun 2012 pada pasal 7 ditambah dengan ayat 6a.
           Perjuangan mahasiswa dan rakyat yang turun ke jalan sedikit membuahkan hasil dengan ditundanya kenaikan harga BBM per 1 April 2012. Masyarakat dan kita ikut merasakan. Namun beberapa orang justru mencibir perjuangan demonstran.
           Dimanakah posisi mahasiswa cerdas dan humanis? Ikut memperjuangkan? Diperjuangkan? Atau pasrah dengan keadaan?

Minggu, 18 Maret 2012

Edisi 1, 19 Maret 2012


- 2 Minggu menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kesulitan financial ada didepan mata.
- Pengguna Blackberry Mesangger, kita sebagai mahasiswa, hingga masyarakat paling jelata akan terkena dampaknya.
- Peristiwa kemanusiaan didepan mata. Tingkat kelaparan akan menjadi—jadi.
- Humanis bukanlah diam. Mau apa kita sebagai mahasiswa ???


 

Blogger news